Kiehl’s Kembali Menggelar Kampanye #PelukUntukOrangutan

Jakarta, 04 Oktober 2018 – Melanjutkan kesuksesan kampanye #PelukUntukOrangutan di tahun 2016, Kiehl’s Indonesia kembali melanjutkan upaya pelestarian Hutan Lindung Wehea yang menjadi bagian dari Bentang Alam Wehea-Kelay, habitat alami bagi sekitar 800 – 1.000 individu Orang utan. Bersama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Adinia Wirasti, serta Richard Kyle, Kiehl’s Gives memfokuskan penggalangan dana tahun ini untuk mendukung komunitas warga Dayak Wehea yang aktif menjaga hutan lindung tersebut.
Kiehl’s Gives merupakan program filantropi yang dirintis Kiehl’s secara global sejak tahun 2011 yang terfokus pada tiga bidang yaitu riset HIV/AIDS, kesejahteraan anak, dan juga lingkungan. Di Indonesia, Kiehl’s secara konsisten telah menggelar berbagai kegiatan diantaranya kampanye “Nature & The City” di tahun 2014, kampanye “Celebration of our Heritage” di tahun 2015, kampanye #PelukUntukOrangUtan di tahun 2016, dan kampanye tentang Autisme di tahun 2017 lalu.
“Sebagai salah satu merek premium perawatan kulit dan rambut terkemuka di dunia, Kiehl’s terus berkomitmen untuk mencari cara yang lebih baik untuk berbisnis sekaligus berkontribusi kepada masyarakat dan lingkungan. Oleh karena itu, setelah berhasil mendonasikan Rp 250.000.000 di tahun 2o16, tahun ini Kiehl’s kembali tergerak untuk melanjutkan kampanye #PelukUntukOrangutan karena kami menyadari pentingnya kontribusi masyarakat dan komunitas dalam upaya pelestarian lingkungan. Salah satunya ialah kontribusi Petkuq Mehuy, sebutan untuk penjaga hutan lindung Wehea, yang secara konsisten melindungi habitat Orangutan,” jelas Venny Septianita, Brand General Manager Kiehl’s
“Keberadaan Petkuq Mehuey sangat penting bagi kelestarian hutan Wehea. Penjaga hutan tradisional yang dibentuk oleh Kepala Adat Wehea ini merupakan bukti bagaimana masyarakat yang hidup di hutan dapat turut serta menjaga kelestarian habitat orang utan,” jelas Rizal Algamar selaku Ketua Yayasan Konservasi Alam Nusantara.
Konsistensi Petkuq Mehuey dalam melakukan patroli hutan sangatlah penting dalam menjaga habitat Orang utan di Hutan Lindung Wehea serta mencegah terjadinya penebangan liar, perburuan satwa tanpa izin, serta pembukaan lahan secara ilegal. “Fokus utama penggalangan dana kampanye #PelukUntukOrangutan tahun ini akan digunakan untuk menerapkan praktik pengelolaan terbaik bagi konservasi habitat Orang utan di Hutan Lindung Wehea dengan luas sekitar 38.000 hektar sebagai bagian dari 309.000 hektar habitat Orangutan di lanskap Wehea,” tambah Rizal.
Selain bekerja sama dengan YKAN, Kiehl’s Indonesia juga menyadari ada banyak cara untuk mengajak masyarakat agar turut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan ini, salah satunya ialah dengan menghadirkan produk Kiehl’s Midnight Recovery Concentrate dengan kemasan yang didesain khusus oleh Adinia Wirasti dan Richard Kyle.
Melalui kemasan khusus yang tersedia di 20 outlet Kiehl’s di Indonesia ini, Adinia dan Richard ingin menceritakan bahwa sama seperti kita, Orangutan juga memiliki cara sendiri untuk bertahan hidup jadi jangan sampai kepentingan kita merusak pertahanan hidup mereka. Nantinya dari setiap pembelian produk tersebut, Kiehl's akan menyisihkan dana sebesar Rp 50.000 untuk menyelamatkan populasi Orangutan di Wehea. Selain itu, masyarakat juga bisa berpartisipasi melalui berbagai kegiatan di jejaring sosial atau melalui website www.kiehls.co.id/pelukuntukorangutan.com hingga periode 30 November 2018 nanti.
Kiehl’s Gives juga merupakan salah satu bagian dari Sharing Beauty with All (SBWA) yang merupakan komitmen berkelanjutan dari L’Oréal secara global sejak tahun 2013 guna memberikan dampak positif bagi karyawan, mitra, masyarakat, dan lingkungan. “Kampanye ini ialah perwujudan dari pilar Hidup Berkelanjutan pada komitmen SBWA dimana kita memfokuskan secara jangka panjang pada isu pelestarian lingkungan dengan aksi menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih produk dan kegiatan yang berkelanjutan. Diharapkan kampanye ini bisa memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi percepatan upaya pelestarian Hutan Lindung Wehea yang merupakan salah satu paru-paru dunia,”tutup Melanie Masriel, Communications, Sustainability, and Public Affairs Director - L’Oréal Indonesia.