L'Oréal Indonesia Mengajak Lebih Dari 260 Anak-Anak Untuk Bermimpi Besar dan Meraih Cita-Citanya Melalui Citizen Day 2017

Sentul, 9 Agustus 2017 – Sebagai bentuk rasa syukur dalam merayakan hari ulang tahun L'Oréal yang ke-108, tahun ini L'Oréal untuk kedua kalinya kembali mengadakan Citizen Day di SDN Karang Tengah 07, Babakan Madang, Bogor. Sesuai dengan tema Citizen Day tahun ini yaitu “Apa cita-citamu?” 200 karyawan L’Oreal Indonesia memberikan satu hari penuh untuk berhenti bekerja sejenak, dan mendedikasikan waktu juga tenaganya untuk memberikan inspirasi kepada anak-anak mengenai berbagai pilihan profesi yang dapat menjadi pilihan mereka di masa mendatang. 

Sesuai dengan apa yang diutarakan oleh Gerakan Orang Tua Asuh (GNOTA) sebagai partner kerjasama Citizen Day 2017, saat ini anak-anak yang berada di daerah desa dan daerah terpencil memiliki kecenderungan untuk mengalami krisis role model, sehingga tidak berani untuk bercita-cita tinggi, dan tidak terbuka wawasannya akan adanya profesi-profesi menarik dan menjanjikan untuk masa depannya. Oleh karena itu, L'Oréal Indonesia melalui program ini memberikan kelas inspirasi untuk mengenalkan profesi-profesi menarik seperti; Penata Rambut, Akuntan, Apoteker, Jurnalis, Marketing, bahkan melalui kehadiran kedua Brand Ambassador Garnier Joe Taslim dan Chicco Jerikho, profesi Aktor juga diperkenalkan langsung kepada mereka.

Joe Taslim dan Chicco Jerikho bercerita kepada lebih dari 260 anak-anak SDN Karang Tengah 07 mengenai perjalanan karirnya sebagai seorang aktor. Joe Taslim menceritakan tentang awal mula karirnya dimana ia memulai dari belajar Judo, dan kemudian sebagai aktor laga, dimana seluruh adegan perkelahian itu adalah akting semata. Chicco Jerikho juga menceritakan pengalamannya sebagai seorang aktor dimana dirinya harus bisa berekspresi sesuai dengan tuntutan perannya. Kedua Brand Ambassador Garnier ini menutup cerita mereka dengan menjelaskan kepada anak-anak bahwa profesi mereka itu disebut sebagai Aktor. 

 “Dengan perubahan dunia yang semakin cepat, hal ini pun berpengaruh dengan profesi-profesi baru yang mulai bermunculan. 10-15 tahun yang lalu profesi seorang ahli digital tidak pernah ada dan terdengar, namun saat ini profesi tersebut menjadi sebuah profesi yang digandrungi oleh banyak anak-anak muda. Fenomena ini yang harus kita komunikasikan kepada anak-anak disini, bahwa tidak ada hambatan untuk bermimpi, dan tidak ada yang tidak mungkin. Hari ini saya memberikan contoh Presiden Joko Widodo, dimana dengan integritas yang tinggi dan ambisi yang kuat seorang sarjana kehutanan dari Universitas Gadjah Mada dapat menjadi seorang Presiden Republik Indonesia. Semangat inilah yang ingin saya tularkan kepada anak-anak, bahwa walaupun mereka bersekolah di atas bukit namun dengan tiga kunci yaitu ambisi, kerja keras & kejujuran, dan cinta kepada masyarakat dapat menjadi fondasi untuk mereka mencapai mimpi-mimpinya,” ungkap Umesh Phadke, Presiden Direktur L’Oréal Indonesia.

Selain memberikan kelas inspirasi kepada para siswa, L'Oréal Indonesia juga memberikan bantuan dalam bentuk penambahan fasilitas sekolah seperti perpustakaan, gerbang sekolah, dan peralatan olahraga, hal ini tentunya bertujuan untuk menumbuhkan semangat yang lebih kepada anak-anak agar dapat bersekolah dengan aman dan nyaman.

 “Sebuah pengalaman yang luar biasa bagi kami untuk dapat menjadi bagian dari pertumbuhan dan perbaikan sekolah SDN Karangtengah 07, kami berharap bahwa apa yang kami bagi hari ini dapat menjadi inspirasi untuk mereka, karena masa depan Indonesia bergantung kepada kemajuan dan mimpi dari anak-anak ini”. tutup Umesh Phadke, Presiden Direktur L’Oréal Indonesia.