Kerja keras dan kreativitas milik tim kami yang berasal dari Belanda, india, serta Singapura dihargai pada final Brandstorm 2018. Brandstorm merupakan sebuah kompetisi antar pelajar yang digelar tahunan oleh L’Oréal.  Berikut adalah kilas balik terhadap event yang berbeda dari edisi sebelumnya. Tahun ini, Brandstorm didedikasikan untuk inovasi dan pemasaran.

 

Rekor Kompetisi

            Kompetisi Brandstorm kali ini merupakan edisi ke-26, dan berakhir pada tanggal 17 Mei di Palain de Tokyo, Paris. Dalam edisi tahun ini, Brandstorm membawa serta 34.700 untuk berkompetisi, memaksimalkan ide kreatif dan inovatif untuk memecahkan suatu tantangan menarik: menciptakan salon masa depan. Diikuti oleh 2.000 sekolah dari seluruh dunia, dibandingkan dengan jumlah peserta tahun 2017 yang hanya 300 sekolah, menjadi pertanda bahwa persaingan dan antusiasme pelajar semakin meningkat.

            Setiap tahun, L’Oréal meningkatkan strategi bisnisnya dalam hal inovasi dan kewirausahaan yang merupakan dua prinsip utama perusahaan. Bagian yang menyenangkan dari acara ini ialah memberikan pemimpin pasar dalam bidang kosmetik kesempatan untuk mengidentifikasi dan menguji kemampuan anak muda yang berbakat, berkat “Pengalaman Inovasi Kehidupan Nyata” nya. “Siswa-siswa semakin tertarik pada ide mengabdi dalam kurun waktu beberapa bulan untuk melakukan suatu inovasi pada situasi kehidupan nyata, bekerja dalam metode 'test and learn’,” jelas Carole Pasco-Domergue, Kepala Marketing Officer di Divisi Human Relations L'Oréal.

            Konsep kali ini juga menarik karena pembekalan disediakan oleh L’Oréal untuk para siswa – hampir 80 jam waktu pembelajaran melalui e-learning, didukung oleh para ahli dari L’Oréal dan para mitra. Keberhasilan sesi brainstorming ini sungguh nyata, menghasilkan lebih dari 8.000 ide yang diajukan pada tahun 2018. Hal tersebut merupakan rekor lain bagi Brandstorm, dan memberikan banyak peluang bagi perusahaan.

 

Dan pemenangnya adalah…

Ketegangan berakhir pada hari terakhir, dengan 150 finalis tersisa, yang masih bertahan hingga babak akhir. Melalui proses peniliaian, Brand Award akhirnya diberikan kepada tim dari Belanda, yang telah berhasil meyakinkan juri yang terdiri dari 70 ahli dan jurnalis dalam serangkaian acara yang mencakup berbagai bidang (pemasaran, teknologi, CSR, dll.). Satu dari dua tim dari India memenangkan Tech Award, sedangkan CSR Award diberikan kepada sekelompok siswa dari Singapura. Setiap tim yang menang menerima € 10.000 – ini hanya salah satu bentuk bantuan yang akan diberikan L’Oréal guna menyukseskan proyek mereka!